PEMANFAATAN EMBUNG UNTUK MENGENDALIKAN BANJIR DAN MENDUKUNG EKONOMI HIJAU

Penulis: 

Dr. Ir. Agung Wahyudi Biantoro, S.T., M.T.

 

ISBN :  

 

Desain Sampul dan Tata Letak:   

Khairunnisa Wahyudi, S.Hut.

 

Penerbit : Mitra Ilmu 

 

Ukuran : 23 x 15 cm (Standar UNESCO) 

 

Kantor:  

Jl. Talak Salapang (Dekat Kampus UNISMUH Makassar) 

Hp. 081340021801/ 0852-9947-3675/ 0821-9649-6667 

Email : mitrailmua@gmail.com  

Website : www.mitrailmumakassar.com 

Anggota IKAPI Nomor: 041/SSL/2022 

 

Cetakan pertama: April 2026 



SINOPSIS : Embung sebagai salah satu bentuk infrastruktur konservasi air memiliki peran strategis dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, khususnya dalam pengendalian banjir dan pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan. Buku Pemanfaatan Embung untuk Mengendalikan Banjir dan Mendukung Ekonomi Hijau mengupas secara komprehensif konsep, fungsi, serta implementasi embung dalam konteks pembangunan berkelanjutan. Melalui pendekatan ilmiah dan aplikatif, buku ini menjelaskan bagaimana embung dapat berfungsi sebagai penampung air hujan untuk mengurangi limpasan permukaan yang berpotensi menyebabkan banjir. Selain itu, pembaca diajak memahami peran embung dalam menjaga ketersediaan air saat musim kemarau, mendukung sektor pertanian, perikanan, dan kebutuhan domestik masyarakat. Tidak hanya berfokus pada aspek teknis, buku ini juga mengaitkan pemanfaatan embung dengan prinsip ekonomi hijau, yaitu pembangunan yang memperhatikan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, kelestarian lingkungan, dan kesejahteraan sosial. Berbagai studi kasus, strategi pengelolaan, serta kebijakan yang relevan disajikan untuk memberikan gambaran nyata tentang potensi embung sebagai solusi adaptif dan inovatif. Buku ini ditujukan bagi akademisi, praktisi, mahasiswa, serta pemangku kebijakan yang tertarik pada pengelolaan sumber daya air, mitigasi bencana, dan pembangunan berkelanjutan. Dengan bahasa yang sistematis dan mudah dipahami, buku ini diharapkan dapat menjadi referensi penting dalam upaya menciptakan lingkungan yang lebih tangguh dan ekonomi yang lebih hijau.