KOBALT FERIT DIDOPING UNSUR TANAH JARANG Sebagai Fotokatalis Degradasi Zat Pewarna Tekstil


 

 

Penulis: 

Dr. Dwi Teguh Rahardjo, S.Si., M.Si.  

Prof. Dr. Eng. Budi Purnama, S.Si., M.Si. 

 

  Editor : Dr. Suharno, S.Pd., M.Si. 

 

ISBN :  978-623-145-874-2

 

Desain Sampul dan Tata Letak:  Abu Syahla Khairun 

 

Penerbit : Mitra Ilmu 

 

Ukuran : 23 x 15 cm (Standar UNESCO) 

 

Kantor:  

Jl. Talak Salapang (Dekat Kampus UNISMUH 

Makassar)  

Hp. 081340021801/ 0852-9947-3675/ 0821-9649-6667 

Email : mitrailmua@gmail.com  

Website : www.mitrailmumakassar.com 

Anggota IKAPI Nomor: 041/SSL/2022  

 

Cetakan pertama: Januari 2026 



SINOPSIS :

Industri tekstil merupakan salah satu sektor industri yang menghasilkan limbah cair dengan kandungan zat warna sintetis yang bersifat persisten, toksik, dan sulit terdegradasi secara alami, sehingga memerlukan pendekatan teknologi yang efektif, efisien, dan ramah lingkungan. Dalam konteks tersebut, teknologi fotokatalisis berbasis material semikonduktor muncul sebagai salah satu solusi yang menjanjikan, terutama karena kemampuannya memanfaatkan energi cahaya untuk mendegradasi senyawa organik kompleks menjadi produk akhir yang lebih sederhana dan tidak berbahaya. Kobalt ferit (CoFe₂O₄), sebagai material spinel magnetik, menawarkan keunggulan unik berupa kombinasi sifat magnetik, stabilitas kimia, serta kemampuan pemisahan magnetik yang mudah, sehingga sangat potensial untuk dikembangkan sebagai fotokatalis magnetik yang dapat digunakan secara berulang.

Lebih lanjut, modifikasi kobalt ferit melalui doping unsur tanah jarang memberikan peluang besar untuk meningkatkan kinerja fotokatalitik material melalui pengaturan struktur elektronik, penyempitan celah pita energi, peningkatan pemisahan pasangan elektron–hole, serta penguatan stabilitas magnetik dan struktural. Unsur tanah jarang dengan karakteristik orbital 4f yang khas memungkinkan terbentuknya tingkat energi perantara dan pusat perangkap muatan, yang berperan penting dalam meningkatkan efisiensi reaksi fotokatalitik di bawah penyinaran cahaya tampak. Oleh karena itu, kajian mendalam mengenai hubungan antara struktur, sifat magnetik, sifat optik, dan performa fotokatalitik menjadi sangat relevan dan penting untuk dikembangkan secara sistematis.


Popular Posts